Sunday, 12 April 2009

send me an e-mail, and..

Pet Shop Boys - E-Mail

communication's never been
as easy as today
and it would make me happy
when you've gone so far away
if you'd send me an e-mail
that says "i love you"
send me an e-mail
that says "i love you"

now time and distance
melt away
no digital delay
and some things
can be written down
that we're too shy to say
send me an e-mail
that says "i love you"
send me an e-mail
that says "i love you"

there may be other
temptations in your life
don't want to add more
complications to your life
but i'm sending this e-mail
to say "i love you"

now there's a ghost
within this house
you're haunting me tonight
i'm looking at some photographs
and thinking that i might
jump on a plane
and surprise you where
you are
but do you want me there?
i'm so insecure
but one thing would make me sure
if you'd
send me an e-mail
that says "i love you"
send me an e-mail
that says "i love you"

Wednesday, 8 April 2009

#2

*Taken with Vivitar Ultra Wide & Slim + Fuji Velvia 50
---
---

"Mengapa wajahmu selalu cantik?" tanyanya.

Gard tertawa kecil. "Aku benar-benar tidak tahu jawabannya."
"Tidak apa-apa. Memang aku tidak butuh jawaban darimu. Aku butuh jawaban dari penciptaMu."
"You scared me, Imi."
"You should be."


"Sesungguhnya, aku tidak membutuhkan tubuhmu. Aku membutuhkan kemengadaanmu. Aku ada, karena kau imajinasiku. Aku ada karena aku mencintaimu. Aku ingin kau di sisiku. Ya.... Cukup seperti ini, saat kucium harummu dalam jarak. Aku tidak pernah mau menari di atas pengorbanan fisikmu."



* Imipramine [Nova Riyanti Yusuf]

Monday, 6 April 2009

Masih Seperti Sebelumnya..

Lihat keluar jendelamu sayang..
Sekedar melihat..

Resapi saja bahwa masih ada dunia lapang yang menunggu malam di tengah matahari.
Juga ketika matahari mengambil ancang-ancang untuk melompat, saat kita lelap tertidur..
Terus berputar..

Dear, "speed dial #2"

"Kau tahu?"

"Wajah manismu menjadi sangat menakutkan setiap kau menjerat lelaki lain lagi dalam hari-harimu."

"Kau mencari dengan membunuh banyak hati."

"Dan kau sedang membunuhku."



*Membaca Perempuanku [Maya Wulan]

Saturday, 4 April 2009

Teruntuk Presiden ke-7

Persoalan krusial tata pemerintahan & kenegaraan berkait program kerja yang harus segera dilaksanakan presiden Indonesia ke-7 :

Lingkup Dalam Negeri :
1. Penurunan angka pengangguran dengan penyusunan suatu program kerja yang berupa penyediaan lapangan kerja, juga anggaran yang memadai bagi berbagai program peningkatan keahlian & profesionalitas.
2. Mengalokasikan anggaran pendidikan yang memadai bagi peningkatan kualitas SDM.
3. Menyusun berbagai program kerja yang berorientasikan pada upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi riil.

Lingkup Luar Negeri :
1. Harus mampu mengangkat citra kepemimpinan pemerintahan Republik Indonesia yang kuat dan berkualitas.
2. Melakukan koreksi kualitas hubungan bilateral. Khususnya dengan Malaysia, Singapura dan Australia.
3. Mengurangi tingkat ketergantungan berlebih pada AS dan beberapa negara Eropa Barat yang kurang simpatik.
4. Meningkatkan intensitas & kualitas hubungan bilateral dengan beberapa negara Eropa Timur, khususnya Uni Soviet.



* disunting dari "Indonesia Tak Butuh Presiden"

Teruntuk Indonesiaku.

Saya baru saja selesai membaca buku berjudul "Indonesia tak butuh Presiden". Disana dijelaskan perbedaan dari bentuk negara yang seharusnya. Berikut ini penjelasannya..


Variabel Situasi & Kondisi Pemerintahan
a. Faktor Sifat & Bentuk Negara
- Serikat --> Demokratis
- Kesatuan --> Otokratis

b. Faktor Geografis
- Daratan Kontinental --> Otokratis
- Kepulauan --> Demokratis

c. Faktor Warga Negara
- Heterogen --> Otokratis
- Homogen --> Demokratis

d. Faktor Sejarah
- Berperang --> Otokratis
- Tanpa Berperang --> Demokratis

e. Faktor Efektivitas & Efisien
- untuk kondisi yang Efektif --> Demokratis
- untuk kondisi yang Efisien --> Otokratis

f. Faktor Politik
- Mendidik rakyat untuk berpartisipasi --> Demokratis
- untuk kondisi Stabil dengan Ekonomi Terkontrol --> Otokratis

g. Faktor Rezim yang Berkuasa
- bila sang Pemimpin suka bermusyawarah --> Demokratis
- bila sang Pemimpin sulit dikritik --> Otokratis

-----

Jika dilihat dari penjelasan diatas, maka menurut saya kesalahan Indonesia adalah terletak di bagian sejarah juga bentuk negaranya.

Menurut sejarah, kita dijajah ratusan tahun. Tapi kenapa sekarang malah mengumbar DEMOKRATISASI yang belum jelas arahnya?

Mengapa negara kita ini (masih) harus berbentuk Negara Kesatuan?
Padahal sejak Mei 1998, kita sudah menganut azas Demokrasi Liberal (meskipun gagal).

DPR sudah mengobrak-abrik UUD '45 (terkecuali bagian pembukaan), kenapa tidak sekalian mengubah bentuk negara?

Kenapa tidak sekalian membuat lambang negara baru?
Tanpa mengubah icon burung garuda, kita buat kepala burung garuda itu menghadap ke depan!