Saturday, 16 June 2012

Kita dengan Tanda Tanya.

"KITA"?
Coba buktikan lebih keras dan teriakkan lebih lantang!

Untuk siapa, senja?

Selama senja itu bukan untuk aku, ada baiknya aku terlelap sebelum petang lalu kembali terjaga saat fajar.

Friday, 8 June 2012

Jumpa Rindu.

6 hingga 7 di bulan ini..

Selamat malam wahai dekap rindu..
Sapa hangat senja membawa kita melebur..
Ramaikan petang dengan hujan bergemuruh..
Tawa menutup rintih juga senyum yang tersedu..

Lembut suaramu perlahan mengiris malam..
Tajam pandangmu bantu buatku terjaga..
Lekuk bibirmu mendorongku nikmati rasa..
Bersama peluk hangatku tawarkan asa..

Malam berlalu, kini kita bersama mentari..
Tak ada peluk juga kecup pagi ini..
Semua terlihat saru dalam candu hati..
Pejamkan saja matamu saat membuka hati..

Bekunya ragu mencair dan menguap..
Kerinduan yang terpendam meledak..
Bergejolak tanpa henti hapuskan lara..
Kemesraan pastikan dirinya seutuhnya..

Semoga senja sore ini terus menjagamu..
Sementara, menggantikanku untuk terus memelukmu..

......

6 hingga 7 di bulan ini..

Selamat malam wahai dekap rindu..
Sapa hangat senja membawa kita melebur..
Ramaikan petang dengan hujan bergemuruh..
Tawa menutup rintih juga senyum yang tersedu..

Lembut suaramu perlahan mengiris malam..
Tajam pandangmu bantu buatku terjaga..
Lekuk bibirmu mendorongku nikmati rasa..
Bersama peluk hangatku tawarkan asa..

Malam berlalu, kini kita bersama mentari..
Tak ada peluk juga kecup pagi ini..
Semua terlihat saru dalam candu hati..
Pejamkan saja matamu saat membuka hati..

Bekunya ragu mencair dan menguap..
Kerinduan yang terpendam meledak..
Bergejolak tanpa henti hapuskan lara..
Kemesraan pastikan dirinya seutuhnya..

Semoga senja sore ini terus menjagamu..
Sementara, menggantikanku untuk terus memelukmu..

Dalam Pelukmu.

3 Juni 2012.

Kamu tahu dalam peluk ini menyertakan semua asa.
Rasa bergetar menyelam lebih dalam dan mendaki lebih tinggi.
Tentukan arah juga perhitungkan langkah bersama seirama.
Aku memelukmu semakin erat, liar tapi tetap dalam kendali.

Thursday, 31 May 2012

Jerit rindu terpaku dalam jarak.

Secangkir kopi pahit iringi deras hujan sore ini.

Riuh rendah tangis merasuki hembus udara.

Derai rintik hujan ingatkan peluk hangat saat kita menjadi.

Semua tercampur bersama rindu yang belum lama kamu seka.


Pikiranku terjaga ditemani hati yang terus bergejolak.

Perasaan ini tenggelam dalam hitam dan putih bola matamu.

Hati tertutup ketika kamu ada didalamnya.

Isyarat dari mata ini untuk hatimu agar kau lelap bersamaku.


Ragumu itu percuma.

Hanya akan membuatmu merintih melawan asa.

Aku sudah membersihkan serpihan lama sebelum aku menyediakan yang baru untuk kamu tinggal.


Published with Blogger-droid v2.0.4